Editorial RDS
KETAKUTAN NATO MAKIN NYATA
Published by Admin on March 4, 2010
EDITORIAL RDS 107.7 FM SOLO
17 Rabiul awwal 1431 H/03 Maret 2010 M
Beberapa hari yang lalu setelah pengepungan yang dilakukan NATO pimpinan Amerika Serikat/beredar berita bahwa pasukan thaliban muslim berhasil melakukan serangan dan menewaskan puluhan tentara kufar. atas kejadian ini, pihak NATO merasa ketakutan dan khawatir jika berita yang benar tersebut diekspos secara besar-besaran oleh banyak media diseluruh penjuru dunia. Hal ini akan memberikan dampak bagi pasukannya/yakni ‘menjadi ciut nyalinya.
sebaliknya malah akan memperbesar keberanian dari pasukan mujahidin thaliban. untuk melakukan serangan secara gencar dan penuh dengan keberanian untuk memenangkan pertempuran. dari sini timbulah keinginan pihak NATO untuk melakukan pelarangan peliputan oleh pihak media. karena dianggap sebagai ancaman dan juga buah simalakama. Maka kemudian membuat kebijakan sepihak, untuk melarang semua media tanpa terkecuali agar tidak melakukan kegiatan peliputan atas peristiwa pertempuran yang terjadi. bahkan bagi yang nekad akan dikenakan ancaman berupa penyitaan seluruh hasil liputan.
Hal ini terang saja menuai protes dari berbagai kalangan. baik dari rekan –rekan jurnalis sendiri, maupun dari para aktifis HAM. Hal ini dianggap sebagai bentuk tindakan sewenang-wenang, dan jelas-jelas melanggar kebebasan dalam berekspresi dan beraktualisasi.
Apa yang dilakukan oleh pasukan NATO menjadi tanda Tanya besar bagi banyak kalangan media, baik yang sevisi maupun yang berbeda pandangan. karena bagaimanapun media adalah alat untuk menginformasikan segala macam informasi yang objektif, tanpa adanya rekayasa. tanpa adanya media yang yang terjun langsung dalam sebuah peristiwa, maka masyarakat dunia tidak akan tahu apa yang terjadi sebenarnya dilapangan. sehingga hal ini justru sebagai bentuk pembodohan dan penodaan oleh AS beserta sekutunya dalam membungkam kebebasan masyarakat dalam menyerap dan menerima informasi.
Selain itu kita juga pantas untuk curiga atas apa yang dilakukan oleh NATO dan pasukannya jangan-jangan ada ‘udang dibalik batu’ ada misi tersembunyi yang dibawa atas adanya pelarangan peliputan media. hal ini mengingatkan kejadian atas Israel yang mencoba mengalihkan peristiwa dan mencoba membohongi masyarakat dunia atas kekejaman dan kebiadaban yang dilakukan meskipun tergolong gagal untuk mengalihkan peristiwa namun dalam media jelas tidak diperbolehkan adanya menyembunyikan informasi yang sebenarnya. apalagi tidak diperbolehkan mendapatkan informasi yang semestinya.
Yang jelas, pelarangan ini adalah sebagai bentuk ketakutan musuh-musuh islam. dan hal ini semoga semakin memberikan semangat baru bukan hanya bagi para mujahidin thaliban tapi juga bagi mereka para mujahidin diseluruh dunia untuk terus meneguhkan diri dalam rangka membawa misi suci dari Illahi rabi. Allah SWT berfirman dalam Qs Al-Anfal ayat ke 59 yang artinya Dan janganlah orang-orang kafir mengira bahwa mereka dapat lolos dari kekuasaan Allah sungguh mereka tidak dapat melemahkan Allah. Wawlahu’alam bishowab///














